Posts

Image
(Sajak) Sesuatu – Ria Darwina Sesuatu- Ria Darwina Sesuatu yang kita inginkan kembali seperti dulu tapi ianya mungkin tak seperti itu kerna perubahan waktu cinta kasih sayang sentiasa membelai hati ini terasa kekosongan yang tidak pernah di isi Sesuatu yang tidak pernah dimengertikan cinta itu terang bercahaya menerangi setiap jiwa terasa diri dimiliki tapi akhirnya masih menyendiri bila kecewa lemahnya terasa seperti hayat ini tiada lagi Sesuatu yang pernah dimiliki tiada lagi hanya kenangan naluri pernah bertapak dihati bagaikan sebilah pedang tajam menghiris hati ini Sesuatu yang menjadi rahsia diri akhirnya akan membinasakan akan diri sendiri Nukilan: Ria Darwina Januari 2010

Ohhhh My godddd ..is already toward end 2018..

Salam semua, I doono tat i still can write or not?.. Coz dah lama tak menulis and luahkan perasaan yang tak beberapa nak mengila ini. I think is because..nuthing much in life..relaxs and cool jer..Selain pi travel sana sini yang baru perasan pi mana pun dunia nih tetap satu..manusia jer kerek..lain kulit lain warna..lain cultural...and d place..pun ahahah..still the same ..the land, the sea..all the same last ..just only the view..yang kata lawa tak lawa..and make u think clearly ..and better..that allah maha kuasa yang mencipta semua ini.. Okay guys..i dont have much to say..but neyyyy..just nak gomel skit jaaa..ahahah.. about people and friend yang goes in ghoshting dalam whatsapp..messaging and sosial media interact communication with their friends , imean girlfriends or boyfriends..wahateva.. Hilang like that only,,,say..in relationship just pakwe and makwe,,or just tunang..bukan hubby and wifey k.. Alahai..awatlah buat hal macamtuh..skit skit main block number phone..blo...

warna pandangan mataku

warna pandangan mataku rasanya hati ku ingin terus marah Usia megapai tua kulit rasanya terasa berkedut urat-urat dalam tubuh terasa kendur tapi cerita lama aku diamkan saja hingga kini ku padamkan saja tiada perasaan untuk aku ingatkan kembali warna pandangan mataku oh usahlah balik cerita buat kepala ku pening semula usia meningkat saban waktu jiwa ku tidak mahu hidup tak menentu ku teruskan diam dalam sunyi tanpa persoalan sedetik pun tak perlu disebut lagi hanya kelat pahit yang ada....